Kamis, 25 November 2010

PENJELASAN SIRAJA PARMAHAN SILALAHI TENTANG SIAPA DIRINYA.





Laporan Utama Majalah DALIHAN NA TOLU
EDISI 42
Terbitan November 2010

Raja Silahisabungan
Siraja Bungabunga Silalahi
(Silalahi Raja Parmahan)


“SUATU UPAYA PELURUSAN TAROMBO”

Setiap manusia selalu berusaha menemukan asal usulnya melalui pengurutan silsilah atau tarombo dari nenek moyang. Ada kalanya sisilah tersebut salah dalam pengurutannya ,sehingga perlu diluruskan demi mencari kebenaran sejati.
Hati setiap manusia khususnya etnis Batak yang memiliki marga akan selalu galau, tatkala dia tidak menemukan silsilah yang merupakan garis keturunan yang sebenarnya. Untuk itu diapun rela menelusuri ke Bona Pasogit dengan mencari berbagai sumber dari para orangtua yang sudah berusia lanjut dan dari berbagai pertanda lainnya.
Hal inilah yang terjadi pada keturunan Siraja Bungabunga dalam marga Silalahi. Keturunan ini sebenarnya bukan hilang, tetapi terkesan “dihilangkan” dari silsilah Raja Silahisabungan.
Silahisabungan mempunyai 3 (tiga) istri. Istri pertama bernama Pinta Haomasan boru Baso Nabolon yang mempunyai anak bernama Silahiraja (Silalahi). Silahiraja (Silalahi) menikah dengan boru tulangnya Simbolon dan mempunyai 3 (tiga) anak yaitu Siraja Tolping Silalahi, Sibursok Raja Silalahi Dan Siraja Bungabunga Silalahi.
Istri kedua bernama Pinggan Matio boru Padang Batanghari mempunyai 7(tujuh) anak bernama Sihaloho, Situngkir, Sondiraja, Sidabutar, Sidabariba, Sidebang, dan Pintu Batu.
Istri ketiga bernama Si Miligiling boru Raja Mangarerak mempunyai seorang anak bernama Siraja Tambun.
Pada pertemuan dengan Parningotan Silalahi dan Zubaidah boru Silalahi yang berasal dari Silalahi Dolok, Balige, dijelaskan bahwa ada kekuatan atau upaya untuk merubah silsilah, sehingga Siraja Bungabunga yang dikenal sebagai Silalahi Raja Parmahan menjadi Ruma Bungabunga.
Menurut Parningotan Silalahi dan Zubaidah boru Silalahi, sebutan Raja Parmahan adalah gelar yang diberikan kepada Siraja Bungabunga , karena riwayatnya dimana dia diculik dari parmahanan di Tolping oleh Tuan Sihubil, yang selanjutnya diangkat oleh Tuan Sihubil menjadi anaknya dan di “ikrar” kan (marpadan dengan Sapala Tua Tampuk Nabolon) dimana Raja Bungabunga Silalahi menjadi adik dari Tampubolon. Padan Siraja Bungabunga dengan Tampubolon adalah menjadi padan juga bagi kedua abangnya Siraja Tolping dan Bursok Raja.
Silahisabungan juga mempunyai tujuh keturunan dari istri kedua yaitu Pingganmatio boru Padang batanghari bernama Sihaloho, Situngkir, Sondi Raja, Sidabutar, Sidabariba, Sidebang, dan Pintu batu. Dalam kehidupan keseharian ketujuh marga ini banyak yang mengaku marga Silalahi.
Satu hal yang diungkapkannya, bahwa Tuan Sorbadijulu mempunyai putri Pinta Haomasan (Boru Baso Nabolon) merupakan istri Raja Silahisabungan yang melahirkan Silahiraja . Pinta Haomasan sendiri memiliki 4 (empat) saudara laki-laki yakni Simbolon Tua, Tamba Tua, Saragi Tua, dan Munthe Tua. Sehingga Silalahi sudah dijunjung baringin na dalam arti jelas Tulangnya dan asal usulnya.

KEHILANGAN JATIDIRI



Menurut Parningotan Silalahi eksistensi Silalahi adalah sangat jelas. Hal ini terlihat dari pernyataan marga Simbolon yang menyatakan bahwa Silahiraja (Silalahi) adalah boru Sihabolonan bagi mereka.
Demikian juga Siraja Tambun yang adalah anggi doli Silahiraja yang sapanarusan, sehingga dalam keseharian berlaku ungkapan “Haha doli Silalahi, anggi doli Siraja Tambun”
Begitu juga Tampubolon selalu teguh menyatakan bahwa Silalahi adalah “anggi doli” nya yang dinyatakan melalui suatu ikrar (padan). Sehingga sampai saat ini tidak ada (tabu) marga Silalahi yang menikah dengan Tampubolon dan sebaliknya.
Parningotan Silalahi menyatakan dengan tegas bahwa Siraja Bungabunga adalah anak dari Silahiraja (Silalahi). Pernyataan ini sekaligus menekankan bahwa sesungguhnya Siraja Bungabunga di Silalahi Dolok, Balige bukanlah anak Sondi Raja, tetapi anak dari Silahiraja atau Silalahi.
Parningotan Silalahi merasa aneh karena melihat kenyataan, bahwa sebagian keturunan Siraja Bungabunga yang sudah terlanjur percaya kalau mereka adalah anak Sondi Raja yang selanjutnya menyebut dirinya sebagai Ruma Bungabunga.
Setelah ditanyakan apa kira kira penyebabnya yang membuat Siraja Bungabunga yang menjadi kehilangan jati diri bagi keturunannya, Zubaidah boru Silalahi bercerita panjang lebar.
Dikatakan pada awalnya keturunan Siraja Bungabunga tidak setuju kalau mereka keturunan Sondi Raja. Hal ini terkait dengan kondisi masyarakat pada waktu itu. Dimana ada orang yang pintar dan tidak pintar. Orang yang pintar dikatakannya , pandai merekayasa karena saat itu ada yang menjadi politikus.
Tarombo keturunan Siraja Bungabunga di Silalahi Dolok di perkarakan di Pengadilan Negeri Balige, karena ada keturunan yang masuk ke Silalahi Dolok. Maka nenek moyangnya di Lumban Tonga-tonga diberikan satu tempat yang dinamai “Bagas Huta”
Ketika dating ke Silalahi Dolok dan menjadi Pegawai Kantor Pengadilan, keturunan Ompu Runggu tersebut tinggal di Kampung Silalahi Dolok. Pada saat itu hubungan kekeluargaan masih seputar sebutan b erkisar antara abang, anggi atau ompung.
Kepintarannya mampu merekayasa suatu permasalahan kepada abangnya par Silalahi Dolok, melalui mekanisme peradilan yang diperkarakan dipengadilan Negeri Balige sekitar thn 1943. pada saat itu orang yang sudah lanjut usia dan buta huruf dipanggil sebagai saksi di pengadilan . dan pada waktu Hakim menanyakan pada mereka, “Apakah ada anak dari Silahisabungan yang bermarga Sihaloho?” dijawab bahwa benar ada.
Tetapi yang dimaksudkan dalam hal ini, bahwa Sihaloho tidak masuk dalam tarombo Siraja Bungabunga. Setelah perkara itu dibuat oleh Kopral Silalahi, maka semua keturunan Siraja Bungabunga menjadi gelisah . mereka para keturunannya dibuat menjadi seolah-olah dari Sondi Raja.
Namun sejujurnya hati nurani para orangtua dan keturunan Siraja Bungabunga lainnya menjadi gusar dan tidak dapat menerima. Dan hingga saat ini , mereka tetap merasakan sakit hati. Mereka mengaku lemah dan tidak mampu menantang, serta merasa prihatin tidak ada pihak yang membelanya.
Siraja Bungabunga dibuat menjadi keturunan si pitu turpuk yaitu dari Sondi Raja. Sedangkan anak dari Sondi Raja adalah Rumasondi dan Rumasingap. Sehingga dengan demikian mereka membuat Raja Bungabunga menjadi keturunan Ruma Sondi.
“Inilah yang membuat secara turun temurun seolah Siraja Bungabunga anak Sondi raja, padahal sejatinya Siraja Bungabunga adalah anak Silahiraja atau Silalahi. Sehingga perlu diluruskan, supaya generasi mendatang tidak semakin salah dalam permasalahan tarombo atau silsilah ini”. Seru Zubaidah boru Silalahi.

ARGUMENTASI KEYAKINAN
Siraja Bungabunga yang sebenarnya merupakan anak dari Silahiraja atau Silalahi memiliki 2(dua) orang abang yakni Siraja Tolping dan Bursok Raja.
Ketika ditanyakan hal apa yang dapat meyakinkan keturunan Raja Silahisabungan bahwa Siraja Bungabunga merupakan anak Silahi Raja atau Silalahi, Parningotan Silalahi memberikan beberapa argumentasi.
Dikatakannya dirinya marga Silalahi, sedangkan keturunan Sondi raja itu harusnya memakai marga Sondi Raja bukan Silalahi, karena nama ompunglah yang harus menjadi marga keturunannya . “Misalnya Silalahi menjadi marga keturunan Silalahi, bukan Sihaloho menjadi marga Silalahi,” seru Parningotan Silalahi.
Menurut si pitu turpuk, Silalahi Raja bukanlah keturunan Raja Silahisabungan. Pertanyaan, “ Kenapa ada marga Silalahi?” Marga Silalahi adalah marga yang disandang oleh anak Silahisabungan yang bernama Silahiraja dan keturunannya.
Argumentasi berikut dikatakannya apa yang tertera di Tambak Raja Silahisabungan di Dolok Paromasan, Pangururan Kabupaten Samosir, dengan jelas tertera Silahiraja merupakan anak dari Raja Silahisabungan.
Untuk itulah keturunan Siraja Bungabunga mempercayai dan meyakini cerita nenek moyang, karena pada Tambak Raja Silahisabungan tertera bahwa Silahiraja adalah keturunannya dan Silahiraja (Silalahi) mempunyai tiga orang anak yaitu Siraja Tolping, Bursok Raja dan Siraja Bungabunga.

HIMBAUAN
Dengan suara yang sedkit merendah dan penuh haru, Parningotan Silalahi pada kesempatan itu menghimbau , agar keturunan Raja Silahisabungan dapat meluruskan silsilah tersebut dengan menerima berbagai argumentasi yang disampaikannya.
Kami berharap agar keturunan Raja Silahisabungan dimanapun berada dapat menerima kami keturunan Siraja Bungabunga. Bahwa kami adalah keturunan Silahiraja dengan marga Silalahi, dan bukan keturunan Sondi Raja, ujarnya dengan sedikit linangan air mata.
Dia juga menghimbau keturunan Siraja Bungabunga yang ada di Balige dan dimanapun dibelahan bumi ini, agar membuka hati nurani dengan meyakini bahwa mereka adalah keturunan Silahiraja yang memiliki dua abang Siraja Tolping dan Bursok Raja.

Mari saudara-saudaraku, supaya kembali kepada Silsilah yang sebenarnya. Biarlah kita yang selama ini terkesan sebagai anak hilang , sudah kembali ke jati diri dengan silsilah yang sebenarnya. Yakinilah bukti-bukti ini, bahwa Siraja Bungabunga merupakan keturunan Silahiraja bukan Sondi Raja, ajak Parningotan Silalahi kepada seluruh keturunan Siraja Bungabunga.
Berulang-ulang dia mengatakan dengan sikap memohon, agar keturunan ompu-ompu lain dalam marga Silalahi dapat menerima keberadaan mereka. Sembari dia memanjatkan doanya, agar seluruh keturunan Raja Silahisabungan selalu di lindungi dan diberkati Tuhan dengan berbagai limpahan demi kenajuan dalam hidup.

DNT.

36 komentar:

  1. Ha.ha.ha. Keterangan siparningotan pula di tulis di DNT, apa tdk tau siapa si parningotan ini, dia adalah manusia yg telah di usir dari kampungnya karna Tindakan Amoral dan di keluarkan dari adat, jadi berkoak koak dia ya karna sakit hati, ha.ha.ha. parningotan parningotan, tdk ada yg mengasihani kau kawan

    BalasHapus
  2. K. Silalahi Sipangkar.
    Menanggapi Laporan ini,mari kita telusuri tarombo yang dimulai dari TUAN SORIMANGARAJA.(kita sebut generasi I).Tuan Sorimangaraja mempunyai 3 orang anak yaitu( generasi II) : 1.Tuan Sorba dijulu.
    2.Tuan Sorbadijae.
    3.Tuan Sorbadibanua
    Tuan Sorbadijulu anaknya Raja Nabolon(generasi III).Raja Nabolon anaknya :1. Simboon tua,2. Tamba tua,3.Saragi tua,4.Munthe tua(generasiIV).
    Simbolon tua anaknya: Suli raja,Martua raja da seorang putri Pinta Haomasan(generasi V), dan generasi VI adalah marga2 Simbolon dan boru Simbolon isteri Silahiraja.
    Tuan Sorbadibanua anaknya:1.Sibagotnipohan,2. Sipaettua,3.Silahisabungan,4.Raja Oloan (generasi III). Anak2 Silahisabungan adalah generasi IV yang segenerasi dengan Simbolon tua,Tamba tua dstnya.Karena iteri Silahiraja adalah br Simbolon(putri dari Martuaraja),dan Pinta Haomasan(ibu Silahiraja) adalah generasi V dan puteri dari Simbolon tua. Maka sejujurmya dan objectif mari kita jawab pertanyaan ini. Mungkinkah bapaknya Silahi raja( yng isterinya genarasi VI) adalah Silahisabungan (SILALAHI)yang generasi III kawin dengan Pinta Haimasan(generasi V) apalagi menjadi isteri I ?????????? (Silahisabungan segenerasi dengan Raja Nabolon kakek Pinta Haomasan). Dengan demikian bapaknya Silahi raja yang kawin dengan Pinta Haomasan(Sibaso Bolon)adalh keturunan Silahisabungan generasi V ( segenerasi dengan 3 orang cucu Silahisabungan yang melarikan diri dari solu ditano ponggol Si-ogung2 Pangururan dimana salah satu adalah Raja Parmahan anak Sondiraja yang tertangkap kembali dan dibawa utusan Sibagotnipohan ke Balige dari penculikannya dari Silalahi Nabolak.
    (bersambung)

    BalasHapus
    Balasan
    1. K. Sipakkar, kalau martarombo alangkah baiknya kamu menguasai materi, perlu anda tau bahwa Tuan Sorbadijulu adalah Ompu Raja Bolon (Raja naiambaton) generasi II dari Tuan Sorimangaraja.

      Hapus
  3. K.Silalahi Sipangkar:
    - Bila Pinta Haomasan memiliki 4 orang saudara laki2 seperti disebut diatas yakni: Simbolon tua,Tamba tua,Saragi tua,Munthe tua, tentunya Silahi raja juga berenya Tamba tua, Saragi tua, Munthe tua.
    -Harusnya keturunan Silahi raja(Silalahi raja) memperlakukan sama hula2 Tamba tua,Saragi tua,Munthe tua seperti terhadap marga Simbolon. Padahal dalam kenyataan tidak ada ikatan moral kekerabatan keturunan Silalahi raja dengan keturunan Tamba tua,Saragi tua,dan Munthe tua misalnya seperti ikatan moral kekerabatan antara keturunan Toga Manurung dengan keturunan Raja Tambun. Jadi Pinta Haomasan bukan saudari perempuan Tamba tua,Saragi tua dan Munthe tua seperti yang disebut diatas tetapi Silalahirja?( Silalahi par Pangururan) adalah boru sihabolonan marga Simbolon seperti kata Parningotan diatas.
    -Dalam berbagai upacara HORJA(upacara adat)maka diantara keturunan Raja Nabolon hanya keturunan Simbolon tua yang menyatakan Pinta Haomasan adalah namborunya dan tidak pernah keturunan Tamba tua,Saragi tua dan Munthe tua mengatakan Pinta Haomasan namborunya.
    - Di Pangururan terdapat 3 harajaon bius(marga sipungka huta)yaitu marga Naibaho yaitu keturunan Siraja Oloan,marga Simbolon keturunan Simbolon tua dan marga Sitanggang keturunan Munthe tua.Marga Silalahi menjadi bius di Pangururan adalah pemberian hula2nya marga Simbolon yang berarti bahwa marga Silalahi adalah marga penumpang di Pangururan sebagai boru dari marga Simbolon,sama halnya dengan marga Malau menjadi bius pemberian marga Sitanggang. Raja Silahisabungan tidak memiliki tanah bius di Pangururan apalagi di Tolping seperti marga lain tetapi Raja Silahisabungan menjadi sipungka huta dan raja bius di Silalahi Nabolak.
    - Setiap marga induk pada zaman Raja Silahisabungan memiliki harajaon bius( sipungka huta),....,....BILA benar Raja Silahisabungan yang kawin dengan Pinta Haomasan apalagi disebut isteri I,maka....hal yang yang sangat2 janggal jika Silalahiraja( Silalahi Pangururan) anak dari Silahisabungan tidak nemiliki harajaon bius (sipungka huta) di Pangururan maupun di Tolping, seperti marga Naibaho putra Siraja Oloan(adik kandung Silahisabugan) dan juga Seperti Simbolon dan Sitanggang cucu Raja Nabolon (Raja Nabolon segenerasi dengan Silahisabungan), malah Silahi raja menjadi bius di Pangururan adalah bagian bius dari marga Simbolon yang selevel dengan cucunya Silahisabungan .
    - Raja.....(bersambung hal.2)

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan perbanyak pengetahuanmu sdr Sipakkar, tanya saja pomparan Tamba Tua, atau kamu berkunjung ke group mereka, kamu akan mendapatkan pencerahan tentang namboru mereka Pintahaomasan.

      Hapus
  4. K.Silalahi Sipangkar:
    (sambungan hal.1)
    -Raja Silahisabungan( Silalahi) adalah raja bius(sipungka huta) di Silalahi Nabolak yang diakui oleh semua marga2 Batak dengan bukti adanya DOLOK LAHI,TAO SILALAHI,DOLOK Simartajak (tempat keturunan Silahisabungan diculik/ ditajak utusan Sibagotnipohan dimana seorang berhasil dibawa ke Balige (Silalahi Raja Parmahan) dan 2 orang melompat dari solu ditano ponggol Pangururan.
    -Pengakuan penerintah dengan Kecamatan Silahisabungan yang wilayahnya meliputi Silalahi Nabolak.
    -Dengan adanya gondang Sitolupulutolu yang dikenal dengan gondang Silahisabungan yang dibunyikan dalam upacara horja bius di Silalahi Naolak yang agak berbeda dengan gondang Toba.
    -Raja Tambun boleh memakai Silalahi tetapi karena rasa dongkol terhadap ke 7 abang2nya dan masih muda sudah kembali kekampung tulangnya di Sibisa dan tak pernah kembali ke Silalahi Nabolak sampai Silahisabungan meninggal dunia mengakibatkan Raja Tambun tidak pernah memakai marga Silalahi dan hanya dipakai ke7 abang2nya.
    -Karena Poda Sagu2 Marlangan ditujukan kepada 2 pihak,yaitu Sihaloho hingga Pintu Batu (memakai marga Silalahi) disatu pihak dan Raja Tambun(marga Tambunan) dipihak lain, akibatnya muncul " dua parjanbaron bolon" dalam warga Silahi Sabungan.
    - Maka Silalahi raja adalah keturunan Silahisabungan yang kampung asalnya Silalahi Nabolak(tanah harajaon bius) semua keturunan Silahisabungan.
    -Tugu Silalahi Raja Parmahan telah diresmikan oleh anak2 Silalahi Raja Parmahan di Balige( cucu Sondi Raja) yaitu Sihaloho, Sinagiro,Sinabang dan Sinabutar dan bukan oleh keturunan Silalahi Pangururan dan Silalahi Tolping yang bergabung menjadi Silalahi raja.....
    Jadi jangan membuat tarombo lain seperti mencoba menegakkan benamg basah.... percuma.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sihaloho adalah marga pendatang ke balige makanya ditempatkan di Bagas huta supaya jangan berbaur dengan Turunan asli Siraja Parmahan Silalahi.

      Hapus
  5. K.Silalahi Sipangkar.
    Kalau masih dipaksakan bahwa iteri I dari Raja Silahisabungan adalh Pinta Haomasan,dengan kenyataan bahwa Silalahi raja tidak mempunyai harajaon bius di Pangururan , sementara di Silalahi Nabolak Silahisabungan menjadi sipungka huta ( marharajaon bius), sepeti Naibaho,Simbolon dan Sitanggang menjadi raja bius di Pangururan,sementara Naibaho adalah anak adik Silahisabungan, Simbolon dan Sitanggang adalh cucu Raja Nabolon yang selevel dengan Silahisabungan, menjadi pertanyaan besar .... apakah Pinta Haomasan kawin mar-roha2(sembunyi2) dengan Raja Silahisabungan ???????? Rasanya semakin ga rela aku Ompu Raja Silahisabungan disebut begitu kelakuannya.
    Kemudian...,,,,dikatakan Silalahi raja kawin dengan boru Simbolon yang domisilinya di Pangururan dan anak2nya:1.Siraja Tolping (Silalahi Tolping),2.Bursok raja( Silalahi Pangururan), 3.Raja Bunga2( Silalahi Balige). Jarak antara Pangururan dan Tolping itu ada 40 an KM dan kalo zaman dulu ini bukan jarak yang dekat karena transportasi hanya solu dan jalan kaki. Apa mungkin anak ke-2 yang menempati kampungnya dan anak ke-1 yang minggat dan anak bungsu ???? Biasanya anak sulung tetap dikampung orang tuanya yang berarti anak ke-1 adalah Silalahi Pangururan apalagi tambak Silalahiraja ada di Pangururan dan jarak Pangururan --Tolping yang jauh. ...... ah terlalu banyak kejanggalan2 ,,,........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahi Raja (Silalahi) adalah boru di Samosir /Pangururan jadi tidak mungkin menjadi raja bagi Hula-hulanya walau bagaimana kepintaran dan kehebatannya. (belajarlah tentang adat)

      Hapus
  6. Njuah-juah, Horas di Sude Pomparan ni Raja i Raja Silahisabungan.!

    Test..... tes.....

    BalasHapus
  7. hehehe, yang jelas raja silahi sabungan ngga di kubur di paropo tapi di samping istri pertamanya di paromasan pangururan, itu salah satu bukti kalo istri pertamanya ada yg dipanguruan...
    peace love n health...

    BalasHapus
  8. Di Balige Tak ada mengakui Bahwa Raja Bunga-bunga Keturunan silahi Raja, Kcuali orang yang digarap (kampanyetarombo) dengan uang yaitu (Parningotan 40 thn, Katija 75 tHN, JUBEDAH 45 THN datang dari satu keluarga, Parulian silalahi, apa tarombo bisa dibeli??
    Kacian de lo pada. Bertobatlah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebenaran sudah terungkap, karena Silalahi parmahan tidak merasa punya keturunan marda DOSINA, karena tidak mungkin Padan dgn Tampubolon diingkari keturunan Silalahi Parmahan. namun DOSINA sudah dari dulu kawin mawin dengan Keturunan Tampubolon.

      Hapus
  9. Siraja Bungabunga Silalahi (Silalahi Raja Parmahan)
    “SUATU UPAYA PELURUSAN TAROMBO”
    Laporan Utama Majalah DALIHAN NA TOLU
    EDISI 42 / November 2010

    Parningotan Silalahi** eksistensi Silalahi adalah sangat jelas. Hal ini terlihat dari pernyataan marga Simbolon yang menyatakan bahwa Silahiraja (Silalahi) adalah boru Sihabolonan bagi mereka. Demikian juga Siraja Tambun yang adalah anggi doli Silahiraja yang sapanarusan, sehingga dalam keseharian berlaku ungkapan “Haha doli Silalahi, anggi doli Siraja Tambun”
    Begitu juga Tampubolon selalu teguh menyatakan bahwa Silalahi adalah “anggi doli” nya yang dinyatakan melalui suatu ikrar (padan). Sehingga sampai saat ini tidak ada (tabu) marga Silalahi yang menikah dengan Tampubolon dan sebaliknya.
    Parningotan Silalahi** menyatakan dengan tegas bahwa Siraja Bungabunga adalah anak dari Silahiraja (Silalahi). Pernyataan ini sekaligus menekankan bahwa sesungguhnya Siraja Bungabunga di Silalahi Dolok, Balige bukanlah anak Sondi Raja, tetapi anak dari Silahiraja atau Silalahi.

    ** Majalah Dalihan Na Tolu (DNT) mengutip opini Parningotan Silalahi.
    Parningotan Silalahi adalah oknum yang telah di usir dari kampung halamannya sendiri karena melakukan tindakan Amoral (menyalahi adat). Bersama keluarga, mereka keluarkan dari kampung dan adat.
    Mereka ialah Parulian Silalahi, Parningotan Silalahi, Zubaedah Silalahi dan Katija (Abdullah) Silalahi…. Jelas ?
    Majalah Dalihan Na Tolu (DNT) gak perlu cari sensasi menjadi Provokator !!
    Sebutan yang benar ialah Raja Parmahan Silalahi.
    Kami orang Balige ( Hinalang) tidak mengenal Silalahi Raja atau Silahiraja (???)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apakah karena melakukan kesalahan akan membatalkan Sdr Parningotan Silalahi menjadi keturunan Silalahi Parmahan? anda jangan munafik karena manusia bisa saja melakukan kesalahan dan bukan berarti semua perbuatannya menjadi salah, dan anda perlu tau bahwa banyak keturunan Silalahi Parmahan yg mengetahui bahwa mereka adalah keturunan Silahi Raja (Silalahi)

      Hapus
  10. Doloksaribu, Sinurat, Naiborhu dan Nadapdap tidak mungkin dari Sondiraja karena adat ikrar tidak boleh kawin mengawini sampai turun turunannya antara Silalahi dengan Tambupolon, sedang Tampubolon sudah banyak yang kawin mengawini dengan Doloksaribu, Sinurat, Naiborhu dan Nadapdap, dapat dipastikan keturunan marga itu tumbuh dari turunan Si Raja Tambun sesuai tulisan Batara Sakti KK Immanuel Tambunan.
    Konsekuensinya adalah bahwa setiap pihak yang berikrar wajib menganggap putra dan putri dari teman ikrarnya sebagai putra dan putrinya sendiri. Kadang-kadang ikatan kekeluargaan karena ikrar atau padan lebih erat daripada ikatan kekeluargaan karena marga. Karena ada perumpamaan Batak mengatakan sebagai berikut:


    "Togu urat ni bulu, toguan urat ni padang;
    Togu nidok ni uhum, toguan nidok ni padan"


    artinya:


    "Teguh akar bambu, lebih teguh akar rumput (berakar tunggang);
    Teguh ikatan hukum, lebih teguh ikatan janji"


    Masing-masing ikrar tersebut mempunyai riwayat tersendiri. Marga-marga yang mengikat ikrar antara lain adalah:
    1. Marbun dengan Sihotang
    2. Panjaitan dengan Manullang
    3. Tampubolon dengan Sitompul.
    4. Sitorus dengan Hutajulu - Hutahaean - Aruan.
    5. Nahampun dengan Situmorang.
    6. Silalahi dengan Tampubolon

    Menurut sejarah Batak tulisan Batara Sakti, Doloksaribu, Sinurat, Naiborhu, dan Nadapdap adalah marga yang tumbuh dari Tambun Saribu
    Demikian juga tulisan KK Immanuel Tambunan dalam sejarah Silahisabungan dengan Omp. Baruara (Bistok@Sinurat)

    BalasHapus
    Balasan
    1. na rintik do ho, unang tarombo ni marga Naiborhu urus

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  11. dari Padan yang terjadi antara Raja Bungabunga Silalahi Raja parmahan dgn Tampuknabolon sudah jelas tidak boleh kawin mengawini seluruh keturunannya karena kakak beradik, kita lihatlah dari dulu sampai sekarang Sinurat, Doloksaribu, Nadapdap sudah kawin mengawini dengan keturunan Tampubolon, dari sini sudah jelas bahwa DOSINA itu tidak berasal dari keturunan Raja Bungabunga gelar Silalahi raja Parmahan jadi benar apa yang ditulis Batara Sakti dan KK Immanuel. Horas.

    BalasHapus
  12. silalahi parmahan bukan keturunan silalahi raja.......

    BalasHapus
    Balasan
    1. raja parmahan adalah nama yang dirajakan oleh ort dari tampu bolon. raja parmahan adalah anak dari silalahi cucu dari silahi sabungan

      Hapus
  13. hahahahahah.. pasae mi akka na liluu do ho ..!!
    SILAHI RAJA/SILALAHI RAJA, MARGA YG TIDAK DIAKUI OLEH ORANG BATAK SEDUNIA..!! LIHAT PUSTAHA BATAK.. ADA GK MARGA SILALAHI RAJA??
    HAHHAHAHAAA... SO MAILA HO PUANGANN..!! ALLANG MA DODAK I..!!

    BalasHapus
  14. hahahhahahahhaaa,,,, allang ma dodaki ,,!!
    SILAHI RAJA/ SILALAHI RAJA ADALAH MARGA YG TIDAK DIAKUI OLEH SUKU BATAK SEDUNIA..!! LIHAT DI PUSTAHA BATAK, ADA GAK MARGA SILAHI/SILALAHI RAJA DISITU??? WKWKKKWKKWKK.. SO MAILA HOO LAEE??
    NIAS DO RA HO??? :p
    SOK MELURUSKAN TAROMBO, MARGA MU AJA DAH JELAS GK MASUK DAFTAR,, !! ALLANG MA BAHH,, TIOP IANG I LAEEE,,,!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau tau jawaban yg berpendidikan?

      Hapus
  15. Ale Partogi sian Pintusona, sian pintusona do ho manang sian pintu neraka??? Gak usahlah ngurus marga orang lain. Saya marga Naiborhu, koq berani bilang Naiborhu bukan keturunan si Raja Parmahan! Klo situ tidak tau tarombo sendiri jangan mempermainkan tarombo marga lain. Jangan-jangan situ tak jelas asal-usulnya. Saya tak perlu menjelaskan tarombo saya kepada orng yang tidak jelas.

    BalasHapus
  16. Horas....!Boha do sude akkha appara,,,sehat do...?
    boiii do ahu masuk tu komunitas on...!

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Bah, ai ise apparam Tony Tambunan

    BalasHapus
  19. bah, ai ise apparam Tony Tambuanan?

    BalasHapus
  20. Jika kita bertanya, adakah bukti peninggalan Raja Silahi Sabungan bahwa beliau pernah tinggal di Tolping?, jangan anda jawab peninggalannya adalah Silahi Raja atau pulo Tolping yang konon katanya berubah menjadi Pulo Silalahi karena itu bukan bukti

    BalasHapus
  21. G. Tamba
    Asa pola dohot au mambahen pandapot dison, alana adong dihatai taringot namboru nami Siboru Pinta Hamomasan.
    Ia ompu i Tuan Sorba Dijulu/ Naiambaton/ Ompu Raja Nabolon/ Ompu Raja Pangururan mangoli 2 hali. Tubu ni Ina Parjolo : Tamba Tua, Saragi Tua, Munte Tua, Nahampun Tua. Tubu ni Ina Paidua : Simbolon Tua, Siboru Pinta Haomasan.
    Jempek hata dohonon, ro hamu martonga ni jabu molo naeng manungkun turi-turian dohot tarombo nami pomparan ni Oppu Raja Naiambaton. Sisada lulu anak jala si sada lulu boru do hami, jala sada do hami pomparan ni Ompu i sahat tu sadari on. Di tarombo ni pomparan ni Raja Naiambaton, muli ma Siboru Pinta Haomasan tu Raja Silahisabungan. Botima, mauliate.

    BalasHapus
  22. menurut pendidikan saya tahun 1985-1986(smp) nenek moyang bansa ini datang dari hindia belakang.jadi saya yakin 99% dari sananya kita sudah sudah berpisah antara 766hi dg 7t,nah 766hi jelas berbeda dg yg mengaku keturunaan silahi sabungan, buktinya keturunan 7t banyak yg kawin dg keturunan tampubolon, tetapi keturunan 766hi belum ada saya dengar kawin dg keturunan tampu bolon . kturunan 766hi pasti saaaangat dekat dg anggi doli tambunan tapi 7t saya lihat masih mau melirik .....

    BalasHapus
  23. Horas, molo parrohahon jala paihut-ihut sai songon na mamaksa do angka silalahi raja menjadi keturunan silahi sabungan, hape nanggo tarombona pe ndang jelas. Ndang denggan merekayasa da bea...

    BalasHapus
  24. Ada yg tau mana duluan lahir...phitecatropus erectus atau megantropus erectus? Ini baru namanya layak disebut SEJARAH karena jawabannya bisa dibuktikan secara ilmiah yaitu dengan test karbon aktif, mengapa kita keturunan silalahi seakan2 tdk pernah mengecap sekolah dan belajar sejarah? Saya malu kita selalu bertengkar hanya karena argumen ninna tu ninna...saya sendiri bangga jika ada suku lain mau masuk menjadi marga silalahi apalagi kalo dia betul2 100% keturunan silalahi, stop pertengkaran....menjelaskan silsilah kita saya rasa tdk sesulit menerangkan mana duluan....ayam ato telur, cukup kita uji tulang belang orang tertua di balige, silalahi nabolak dan samosir...syukur-syukur kalo itu tulang belulang marga silalahi tapi setidaknya hasil ujinya pasti memberikan INFORMASI YG PENTING buat sejarah kita, tks

    BalasHapus
  25. on ma namambahen hita halak batak pecah
    Ia patoru hamu ma rohamu na
    unang gabe bada na tubu.
    alai dame nasumurung na sian Debata i ma na ro ganup tu rohamu sude

    BalasHapus
  26. Inilah akibat kesalapahaman tua tua kita dulu apajadinya saling hardeng.....!

    BalasHapus